BerandaHUKUMKeadilan untuk Nenek Si'is: 5 Penasihat Hukum Laporkan Polisi ke Polda Sumbar

Keadilan untuk Nenek Si’is: 5 Penasihat Hukum Laporkan Polisi ke Polda Sumbar

Painan, Redaksi satu Pessel – Lima orang penasihat hukum datang dengan satu misi: mencari keadilan untuk Nek Si’is (58), seorang warga Muara Kandis, Nagari Muara Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, yang menjadi korban penganiayaan pada 15 Mei 2024 lalu.

Senin (4/8/2025), kelima kuasa hukum ini resmi mengantarkan langsung pengaduan ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Barat. Mereka menyatakan ada kejanggalan dalam penanganan kasus yang menimpa kliennya. Bahkan, mereka menilai aparat penegak hukum yang menangani perkara ini tidak profesional.

“Ini adalah panggilan jiwa bagi kami. Nek Si’is adalah korban, dan hingga kini kasusnya tidak menunjukkan perkembangan yang jelas. Ini harus kami kawal sampai tuntas,” ujar Nof Erika, salah satu penasihat hukum korban, saat ditemui di Padang, Senin siang.

tiga orang dari lima pengacara nenek Si Is

Menurut Nof, langkah pelaporan ke tingkat Polda dilakukan karena proses di tingkat Polsek hingga Polres dinilai tidak memberikan kepastian hukum. Ia berharap, dengan pelaporan ini, akan terbuka tabir tentang siapa saja yang bermain di balik lambatnya proses hukum yang berjalan.

“Secara prosedural, ketika kita melihat ada yang tidak beres dalam penanganan perkara di tingkat bawah, maka pengaduan ke Polda menjadi langkah strategis. Supaya tidak ada tahapan yang terlewat dan proses hukum tetap pada jalurnya,” jelas Nof.

Ia pun menegaskan, laporan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menegakkan keadilan yang semestinya menjadi hak setiap warga negara, termasuk seorang perempuan tua seperti Nek Si’is.

“Nah, intinya, siapa yang bermain dalam proses penanganan perkara penganiayaan dan pengeroyokan ini, di sini semuanya akan terang dan jelas, insyaallah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sumbar belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut. Sementara Nek Si’is, yang masih dalam pemulihan akibat luka yang dideritanya, berharap keadilan segera datang, meski tertatih, asalkan pasti. ( Ferdy )

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News