BerandaHUKUMMASTA HKI UMSB: Dari Pasir Kandang, Lahir Calon Penegak Hukum Islam yang...

MASTA HKI UMSB: Dari Pasir Kandang, Lahir Calon Penegak Hukum Islam yang Berakhlak dan Berilmu

Padang | redaksisatu.id – Pagi itu, matahari bersinar hangat di Pasir Kandang, Koto Tangah, Padang. Di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), ratusan wajah muda tampak berseri-seri. Mereka adalah mahasiswa baru Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) yang sedang mengikuti kegiatan Masa Ta’aruf (MASTA)—gerbang awal menuju dunia akademik yang akan membentuk masa depan mereka.

Bukan sekadar acara pengenalan kampus, MASTA menjadi momentum penting bagi calon mahasiswa hukum Islam ini untuk mengenal nilai-nilai keislaman, semangat kebersamaan, dan makna perjuangan menuntut ilmu di perantauan.

Mhasiswa baru dan Panitia Masta UMSB

Di sela-sela acara, tawa, yel-yel, dan semangat muda berpadu dengan lantunan doa yang menyejukkan.

Menjadi Insan Unggul: Ibadah, Ilmu, dan Organisasi Seimbang

Dalam sambutannya, Kepala Program Studi HKI UMSB, Dr. Desi Asmaret, S.Ag, memberi pesan penuh inspirasi kepada para mahasiswa baru.

“Semoga mahasiswa Hukum Keluarga Islam dapat berproses menjadi insan yang unggul—seimbang antara ibadah, organisasi, dan ilmu. Karena kelak, profesi seperti advokat, mediator, hakim, maupun konsultan perkawinan bukan sekadar pekerjaan, tetapi ladang kebermanfaatan bagi umat,” ujar beliau dengan semangat yang membara.

Sebagian Staf Pengajar . Dr. Syaflin Halim, MA – Dr. Habibullah, M.H – Dr Romi Saputra, M,H – Dr. Desi Asmaret, M.Ag.

Desi yang dikenal dekat dengan mahasiswanya ini juga menuturkan bahwa banyak alumni HKI UMSB telah menorehkan prestasi gemilang.

“Kita patut bangga. Lulusan HKI UMSB sudah berkiprah di berbagai bidang hukum—ada yang menjadi Ketua Pengadilan Agama, advokat profesional, hingga ASN di instansi pemerintahan. Itu bukti nyata bahwa ilmu yang ditempa di sini membuahkan hasil,” tambahnya penuh kebanggaan.

Kebersamaan yang Tak Kenal Senioritas

Bagi panitia MASTA, Tria Nofita Dwiyulanda, kegiatan ini bukan hanya soal seremonial kampus, tapi ruang untuk menumbuhkan kekeluargaan.

“Di sini kita tidak mengenal senioritas. Semua berbaur, saling dukung, dan bersama-sama menuntut ilmu. Kami belajar menjadi keluarga sejak hari pertama,” ungkapnya dengan senyum hangat.

MASTA juga dirancang dengan berbagai aktivitas menarik—mulai dari pelatihan kepemimpinan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), kegiatan olahraga dan seni, hingga magang di lembaga hukum seperti LBH, Pengadilan Agama, dan kantor advokat.

Dengan fasilitas kampus yang lengkap—mulai dari perpustakaan modern, labor komputer, hingga ruang sidang semu (mock court)—mahasiswa HKI UMSB mendapat pengalaman belajar yang nyata dan aplikatif.

Kampus dengan Visi, Ilmu dengan Aksi

Program Studi Hukum Keluarga Islam UMSB tidak hanya mengajarkan teori hukum, tetapi juga membentuk karakter dan moral generasi muda agar mampu menjadi penegak hukum yang berakhlak mulia.
Bagi lulusan SMA/SMK atau MA yang bercita-cita menjadi advokat, hakim, mediator, atau konsultan perkawinan dengan dasar keislaman yang kuat, HKI UMSB adalah tempat terbaik untuk memulai langkah itu.

“Di sini, kami tidak hanya mencetak sarjana. Kami mencetak calon pemimpin hukum Islam yang berilmu, beriman, dan siap mengabdi untuk umat,” tutup Dr. Desi dengan penuh keyakinan.

Dari Pasir Kandang, lahir generasi muda berjiwa hukum dan berakhlak Qurani.
UMSB menanti langkah pertama Anda—untuk belajar, berjuang, dan mengabdi dalam cahaya ilmu yang tak pernah padam. ( Young Slomak )

 

1 KOMENTAR

  1. Smg dlm pembinaan al islam kmhdiyan dilakukan dg bersungguh, keteladanan, insa allah akan mlhirkan kader persyarikan, umat dan bgsa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News